
Sabtu, 11 Juli 2026, menjadi langkah pertama bagi ratusan wajah mungil yang datang dengan membawa mimpi, harapan, dan rasa penasaran. Berbusana bebas yang rapi dan Islami, mereka menggenggam tangan Ayah dan Bunda sedikit lebih erat dari biasanya. Ada yang tersenyum penuh semangat, ada pula yang masih malu-malu bahkan enggan berpisah dari orang tua.
Begitulah suasana hangat yang menyelimuti hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Islam Hidayatullah Semarang. Hari yang bukan sekadar mengenalkan gedung sekolah, tetapi juga menjadi awal tumbuhnya rasa nyaman, percaya diri, dan cinta terhadap lingkungan belajar yang baru.
Acara pembukaan berlangsung dengan penuh khidmat. Lantunan ayat suci Al-Qur’an melalui kegiatan tahfidz menjadi pembuka yang menyejukkan hati. Selanjutnya, seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk rasa cinta kepada bangsa dan negara.
Dalam sambutannya, Kepala SD Islam Hidayatullah Semarang, Ibu Robi’ah Peni Raharjanti, S.Si., yang akrab disapa Ibu Peny, mengungkapkan rasa syukur kepada Allah Swt. atas kepercayaan yang diberikan oleh para orang tua.
“Alhamdulillahirabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah Swt. yang telah mempertemukan kita pada hari yang penuh keberkahan ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh Ayah dan Bunda yang telah mempercayakan putra-putrinya kepada SD Islam Hidayatullah Semarang. Insyaallah, amanah ini akan kami jaga sebaik-baiknya. Semoga hari pertama ini menjadi langkah awal lahirnya generasi yang beradab, mencintai Al-Qur’an, berprestasi, serta memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan umat.”
Sebagai tanda dimulainya MPLS Tahun Ajaran 2026/2027, dilakukan prosesi simbolis yang disambut antusias oleh seluruh peserta. Keceriaan semakin terasa ketika anak-anak menyanyikan lagu Hari Pertama Sekolah, kemudian bergerak bersama mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat yang membuat suasana semakin hidup.
Gelak tawa mulai terdengar di setiap sudut ketika berbagai permainan ice breaking dilaksanakan. Anak-anak yang semula masih malu perlahan mulai berani tersenyum, menjawab pertanyaan guru, hingga saling menyapa teman-teman barunya.
Selanjutnya, guru kelas 1 beserta guru pendamping diperkenalkan kepada seluruh peserta didik. Momen sederhana ini menjadi awal terjalinnya kedekatan antara guru dan anak-anak yang akan belajar bersama selama satu tahun ke depan.
Petualangan seru kemudian dimulai melalui kegiatan School Tour. Setiap kelas memiliki rute yang berbeda sehingga seluruh area sekolah dapat dikenalkan secara bergantian. Anak-anak diajak mengunjungi UKS, perpustakaan, kantin, laboratorium komputer, mushala, hall lantai tiga, toko sekolah, ruang Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah, lobby, hingga kembali ke kelas masing-masing.
Di setiap tempat yang dikunjungi, guru menjelaskan fungsi ruangan dengan bahasa sederhana yang mudah dipahami. Anak-anak tampak antusias melihat koleksi buku di perpustakaan, penasaran dengan komputer di laboratorium, serta belajar mengenal berbagai fasilitas sekolah yang nantinya akan mereka gunakan setiap hari.
Usai berkeliling, kegiatan dilanjutkan di dalam kelas. Suasana terasa semakin akrab ketika anak-anak menikmati snack bersama, mengikuti permainan ringan, saling memperkenalkan diri, mengenal nomor presensi, hingga menerima informasi mengenai seragam sekolah dan rangkaian kegiatan MPLS pada hari-hari berikutnya. Kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah yang semakin menambah keceriaan mereka.
Menjelang akhir kegiatan, seluruh peserta bersama-sama membaca Surah Al-‘Asr dan doa kafaratul majelis. Sebuah penutup yang indah untuk mengakhiri hari pertama penuh pengalaman berharga.
Rasa syukur juga dirasakan oleh para orang tua. Salah satu perwakilan wali murid kelas 1 menyampaikan kesannya setelah mendampingi putra-putrinya mengikuti hari pertama MPLS.
“Alhamdulillah, kami merasa sangat tenang melihat sambutan dari seluruh guru. Anak-anak diterima dengan penuh kasih sayang sehingga rasa takut mereka perlahan hilang. Kegiatannya menyenangkan, terarah, dan membuat kami semakin yakin telah mempercayakan pendidikan putra-putri kami kepada SD Islam Hidayatullah Semarang. Semoga kebersamaan antara sekolah dan orang tua ini terus terjalin dengan baik demi tumbuh kembang anak-anak.”
Hari pertama MPLS pun berakhir. Namun, yang dibawa pulang oleh anak-anak bukan hanya topi dan kartu identitas peserta. Mereka membawa keberanian untuk melangkah, teman-teman baru untuk dikenal, guru-guru yang siap membimbing, serta cerita indah yang akan menjadi awal perjalanan mereka di SD Islam Hidayatullah Semarang.
Karena setiap perjalanan besar selalu dimulai dari satu langkah kecil. Dan pada Sabtu, 11 Juli 2026, langkah kecil itu telah dimulai dengan penuh senyum, doa, dan harapan.







