Semarang — Setiap anak memiliki minat dan potensi yang berbeda. Ada yang senang berolahraga, ada yang gemar berkarya melalui seni, ada pula yang tertarik pada teknologi dan ingin mengetahui bagaimana sebuah benda dapat bekerja. Beragam potensi tersebut perlu mendapatkan ruang agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
Di SD Islam Hidayatullah Semarang, Tahun Ajaran 2026/2027 menjadi kesempatan bagi murid untuk mengembangkan minat, bakat, dan kreativitas melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan ini tidak hanya menjadi pelengkap pembelajaran di kelas, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk memperoleh pengalaman baru, belajar bekerja sama, serta mengenali kemampuan diri.
Murid kelas 3–6 mengikuti Pramuka sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib setiap hari Jumat. Sementara itu, seluruh murid kelas 1–6 diwajibkan memilih satu kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan pilihan yang tersedia pada jenjang kelas masing-masing.
Untuk kelas 1–3, pilihannya meliputi Basket, Futsal, Badminton, Bahasa Inggris, Hasta Karya, Lukis dan Kaligrafi, Vokal, TIK, Cooking Class, serta Rebana. Adapun murid kelas 4–6 dapat memilih Basket, Futsal, Panahan, Karate, Taekwondo, Badminton, Lukis dan Kaligrafi, Karawitan, Drumband, Rebana, Vokal, Hasta Karya, Cooking Class, Robotik, Multimedia, TIK, atau Bahasa Inggris.
Selain itu, murid kelas 4–5 juga dapat mengikuti kegiatan tambahan pada hari Sabtu yang bersifat opsional, yaitu Olimpiade IPA, Olimpiade Matematika, Olimpiade IPS, dan Paskibra.
Beragam pilihan tersebut memberikan kesempatan kepada setiap murid untuk menemukan kegiatan yang sesuai dengan ketertarikan mereka. Salah satu pilihan yang menarik untuk dijelajahi adalah ekstrakurikuler Robotik, yang mengajak murid mengenal teknologi melalui proses merancang dan membuat berbagai bentuk robot.

Dari kepingan kecil, lahir ide-ide besar! Dengan penuh konsentrasi dan kreativitas, anak-anak ekstrakurikuler robotik merakit robot mobil-mobilan. Belajar, berkreasi, dan berinovasi sejak dini!
Dari Ide Sederhana Menjadi Karya Robot
Dalam kegiatan Robotik, anak-anak tidak hanya mengenal teknologi sebagai sesuatu yang mereka gunakan sehari-hari. Mereka juga memperoleh kesempatan untuk berkreasi dan mewujudkan ide menjadi sebuah karya.
Berbagai bentuk robot dapat dibuat, mulai dari robot traktor, robot orang, robot mobil, hingga bentuk-bentuk robot lainnya . Setiap karya menjadi kesempatan bagi murid untuk mengeksplorasi bentuk, mengenal komponen, serta memahami bagaimana bagian-bagian yang dirangkai dapat membentuk sebuah benda yang utuh.
Bayangkan ketika sebuah ide sederhana muncul di benak seorang anak: bagaimana jika kendaraan pertanian dapat dibuat dalam bentuk robot? Atau bagaimana menyusun komponen agar terbentuk robot menyerupai manusia? Dari pertanyaan dan rasa ingin tahu seperti inilah proses belajar yang menyenangkan dapat dimulai.
Dalam proses pembuatannya, murid belajar bahwa menghasilkan sebuah karya membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan kemauan untuk mencoba. Mereka perlu memperhatikan susunan komponen, mengikuti langkah-langkah pengerjaan, serta melakukan perbaikan apabila hasilnya belum sesuai dengan yang diharapkan.
Tidak semua percobaan harus langsung berhasil. Ada kalanya anak perlu memeriksa kembali susunan bagian robot atau memperbaiki hasil rakitannya. Pengalaman tersebut mengajarkan bahwa kesalahan bukan alasan untuk berhenti, melainkan bagian dari proses menemukan solusi.



Belajar Kreatif, Berpikir Logis, dan Pantang Menyerah
Robotik bukan sekadar kegiatan membuat robot dengan bentuk yang menarik. Di balik setiap karya, terdapat kesempatan bagi murid untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir logis, ketelitian, dan keterampilan memecahkan masalah.
Anak-anak belajar menghubungkan ide dengan tindakan. Mereka mencoba memahami bagaimana sebuah rancangan dapat diwujudkan melalui susunan komponen yang tepat. Apabila dikerjakan bersama teman, kegiatan ini juga dapat melatih komunikasi, kerja sama, dan kemampuan menghargai pendapat orang lain.
Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi anak dalam menghadapi perkembangan zaman. Teknologi akan terus berkembang, sehingga generasi muda perlu dibekali bukan hanya kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga keberanian untuk mengeksplorasi, memahami, dan menciptakan sesuatu yang bermanfaat.
Melalui kegiatan ekstrakurikuler, SD Islam Hidayatullah Semarang memberikan ruang bagi murid untuk belajar dengan cara yang beragam. Ada yang mengembangkan potensi melalui olahraga, seni, bahasa, dan kegiatan akademik, sementara murid yang tertarik pada dunia teknologi dapat menyalurkan rasa ingin tahunya melalui Robotik.
Pada akhirnya, keberhasilan kegiatan ekstrakurikuler tidak hanya diukur dari hasil karya yang dihasilkan, tetapi juga dari proses yang dilalui anak-anak. Ketika mereka berani mencoba, tekun menyelesaikan tantangan, dan tidak mudah menyerah, di situlah pengalaman belajar yang berharga terbentuk.
Dari merangkai komponen menjadi robot dan berbagai kreasi lainnya, murid belajar bahwa sebuah karya besar dapat berawal dari ide sederhana. Dengan pendampingan dan kesempatan untuk terus bereksplorasi, kreativitas anak-anak diharapkan tumbuh menjadi bekal untuk menghadapi masa depan dengan percaya diri, inovatif, dan penuh semangat.

